Ranu Tompe, Danau Tersembunyi di Gunung Semeru

Dahulu, keberadaan Ranu Tompe hanya sekadar cerita dari masyarakat sekitar Gunung Semeru. Bahkan, danau ini dianggap angker sehingga tak ada warga yang berani menyambanginya.

Namun berbekal citra satelit dan peta kawasan, Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BBTNBTS) berhasil menemukan wujud danau seluas 0,7 hektare tersebut dalam sebuah ekspedisi pada Oktober 2013.

Ranu Tompe
Tak hanya menyimpan pemandangan indah, kawasan Ranu Tompe juga kabarnya dihuni sejumlah satwa liar yang sebelumnya sudah dianggap punah, seperti Harimau Jawa. Guna membuktikan kabar ini, BBTNBTS memasang kamera penjebak atau camera trap pada November 2014.

Seluruh kamera dibeli pada awal tahun ini di pasang di sejumlah titik sepanjang jalur menuju Ranu Tompe. Tujuannya, untuk memantau keberadaan satwa liar yang dilindungi di antaranya populasi Macan Tutul  dan kemungkinan Harimau Jawa.

Danau Tompe

Ranu Tompe berlokasi di wilayah kerja Resor Pengelolaan Taman Nasional (RPTN) Seroja, Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah III, Bidang Pengelolaan Taman Nasional Wilayah II, serta secara administratif masuk wilayah Desa Burno, Kecamatan Senduro.

Kepala Resor Seroja Agust Dwiandono menyatakan, Ranu Tompe ini berada di jantung atau zona inti BBTNBTS, perwujudan Ranu Tompe baru bisa didokumentasikan dalam bentuk foto dan rekaman video pada ekspedisi pencarian Ranu Tompe pada Oktober 2013.

Dokumentasi Ranu Tompe saat itu menjadi dokumen pertama terhadap keberadaan danau seluas 0,7 hektare itu sejak BBTNBTS berdiri pada 1982.

Danau Tompe

Pemasangan camera trap di kawasan Ranu Tompe didasari karena lingkungan yang masih sangat lestari dan menyimpan keanekaragaman flora dan fauna yang sangat beraga. Banyak satwa liar, utamanya Macan Tutul (Panthera pardus melas), berkeliaran di sana.

Tim ekspedisi tahun lalu menemukan banyak bekas cakaran di pohon-pohon dan kotoran Macan Tutul. Bekas cakaran macan juga terlihat di rute perjalanan tim, jauh di luar lokasi Ranu Tompe berada.

“Kami menduga di Ranu Tompe dan sekitarnya masih banyak Macan Tutul , makanya pemasangan kamera diarahkan di jalur ke Ranu Tompe yang lokasi dan koordinatnya kami rahasiakan demi keamanan kamera dan kelestarian Ranu Tompe,” kata Agust, Selasa, 25 November 2014.

Danau Tompe

Kepala Resor Ranu Pani Toni Artaka menambahkan, pemasangan kamera penjebak ini adalah tindakan pertama kali dilakukan sejak BBTNBTS berdiri. Pemasangan kamera bertujuan utama untuk memantau keberadaan satwa liar di dalam kawasan BBTNBTS, terutama untuk merekam kemunculan Macan Tutul di dalam hutan.

Tim ekspedisi mencatat data temuan sementara berupa 51 jenis burung, vegetasi sekitar 60 jenis, anggrek 46 jenis, mamalia 6 jenis, primata satu jenis, capung 5 jenis, kupu-kupu dan ngengat sebanyak 16 jenis.

Danau Tompe
Saat ini, lokasi Ranu Tompe termasuk kawasan terlarang. Danau yang baru ditemukan itu sementara tidak untuk konsumsi umum.

Bila ada yang nekat mencari dan mendatangi danau di lereng Gunung Semeru, Jawa Timur, itu bakal dikenai sanksi. Sanksi tegas akan diberikan kepada masyarakat yang mengakses lokasi danau tersebut. Hal itu sesuai dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang konservasi sumberdaya alam hayati dan ekosistemnya.

Sumber News Detik & Tempo

Iklan

30 thoughts on “Ranu Tompe, Danau Tersembunyi di Gunung Semeru

  1. Sudah pernah denger kabar tahun kemarin. Penasaran jadi pengen melihat danau ini, tapi takut kelestariannya tercemar.
    Semoga tetap dirahasiakan dan menjadi rumah bagi satwa liar di sana…

  2. Kalau terlarang, yang foto di atas itu sepertinya jagawana dan petugas dari TNBTS, ya.
    Saya sangat sangat sangat berharap Harimau Jawa masih ada di sana 🙂

  3. Semoga masih bisa menjadi kawasan yg betul2 telindungi & terjaga kelestariannya!!!
    Senang bisa melihat foto2 yg ada, rindu rasanya masih bisa jalan2 dlm hutan yg masih lestari.
    Sayang tidak banyak orang yang bisa ikut menjaganya……

  4. Ah, ketika Harimau Sumatra juga diambang kepunahan, saya begitu berharap pada Harimau Jawa tetap ada walau agak mustahil. Semoga BB TNBTS membiarkannya alami tanpa dijamah pendaki…

  5. SEmoga pemerintah kabupaten lumajang dan pengelola taman nasional bromo semeru tetap menjaga keindahan g semeru..dan jg smoga para pendaki g swmeru tidak membuang sampah secara sembarangan

  6. Ping-balik: Ranu Tompe: Danau Misterius yang Tersebunyi di Kaki Gunung Semeru - My Paradizee

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s